Skip to content
biasmedia
biasmedia
  • DAUR
  • HAWA
  • SAMUDRA
  • SPEKTRUM
  • BIRD BULLETIN
biasmedia
biasmedia

WARTHRUTH : Menggilas EGO, Menyatukan Visi Untuk Menyuarakan Perdamaian Dunia

Redaksi Biasmedia, October 11, 2024October 11, 2024

Dalam dunia musik metal yang dinamis, nama Wartruth muncul sebagai salah satu pendatang baru yang membawa misi khusus: menyuarakan peradaban anti peperangan. Band ini terbentuk pada pertengahan 2018, diinisiasi oleh Samid dan Sumsick yang kemudian mengajak Adhe, Amy, dan Helly untuk bergabung dalam sebuah proyek baru. Nama Wartruth sendiri merupakan hasil voting dari para personel, yang menyederhanakan kata “war and truth” (perang dan kebenaran). Awal Terbentuknya Wartruth dari latar belakang musik setiap anggota yang berbeda beda, sehingga Wartruth muncul menciptakan sebuah perpaduan musik yang unik. Samid datang dari ranah Metalcore, Sumsick berakar dari Death Metal, sementara Adhe, Amy, dan Helly membawa pengaruh Heavy Metal yang lebih klasik.

Inspirasi musik mereka berasal dari berbagai band metal internasional seperti Inflames dan At The Gates, juga band-band lokal seperti ANORMA. Misi utama Wartruth adalah menyuarakan perlawanan terhadap perang dan ketidakadilan, entah itu invasi dengan dalih agama, sumber daya alam, atau dunia politik. Musik mereka adalah bentuk protes terhadap segala bentuk penindasan. Lewat lirik-lirik mereka, Wartruth mengekspresikan kekecewaan terhadap realita yang mereka lihat di dunia.

Wartruth sudah memiliki banyak pengalaman bermain dipanggung – panggung yang cukup besar, namun dua yang paling berkesan bagi mereka adalah ketika mereka menjadi salah satu band yang terpilih untuk tampil di Submision RockinSolo pada 2023 dan saat mereka tampil di Malang Nominor Fest beberapa waktu lalu di MCC Malang. Dalam acara tersebut, mereka merasa terhormat bisa bertemu dengan para “veteran metal” yang telah lebih dulu mengisi scene musik underground di Indonesia di era 90’an. “Acara itu menjadi momen penting bagi kami, selain bisa manggung, kami juga bisa bersilaturahmi dengan para om-om dan bapak-bapak metal yang konsisten di jalurnya,” ujar Helly dengan semangat.

Mereka sering berkumpul di rumah salah satu personil atau di studio musik di daerah Kedung Kandang, tempat mereka sering berdiskusi dan berbagi ide dengan band-band lokal lainnya. Proses kreatif dimulai dengan diskusi dan eksperimen bersama-sama. “Kami biasanya ngumpul di rumah salah satu personil untuk membahas lagu bareng-bareng. Mulai dari mencari riff riff gitar, melody, lirik, hingga konsep konsep baru dalam sebuah musik,” ungkap Sumsick. Di situlah mereka merancang aransemen lagu dan memperkuat kebersamaan sebagai sebuah band.

Adhe vokalis dari Wartruth – Photo by : Ramadhan Satria

“Untuk masa depan, Wartruth berharap bisa menyebarkan pesan positif mereka ke seluruh Indonesia, dan kalau bisa, tampil di panggung internasional seperti di Amerika atau Swedia.” Celetuk samid sambil tertawa. Mereka juga melihat perkembangan musik metal di Indonesia sangat pesat, dengan banyak band baru yang muncul dan memiliki skill yang luar biasa. “Metal di Indonesia berkembang pesat, banyak band modern yang skill-nya patut diacungi jempol,” tutur Amy. Namun, tantangan terbesar bagi mereka bukanlah dari luar, melainkan dari dalam band sendiri. Ego masing-masing personil terkadang menjadi hambatan, namun mereka percaya bahwa dengan komunikasi yang baik, mereka bisa tetap solid dan terus berkarya. “Ego masing-masing itu tantangan terbesar kami, tapi kami berusaha menyikapinya dengan dewasa agar bendera Wartruth tetap berkibar,” kata Adhe.

Dengan semangat anti-perang dan musik yang memadukan berbagai genre metal, Wartruth siap melangkah lebih jauh di dunia musik. Mereka berharap bisa terus menciptakan karya-karya yang tidak hanya menghentak, tetapi juga menginspirasi para pendengar untuk merenungkan makna di balik perang dan kebenaran. Musik Metal, bagi Wartruth, adalah medium yang tidak hanya memberi semangat, tetapi juga menyebarkan energi positif bagi semua yang mendengarnya.

Spektrum antiperangbiasbiasmediakontrakulturmediametalmusikperdamaianunderground

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What's Next Event !

The Latests

  • Menjaga Masa Depan Pemuda: Upaya Memutus Rantai Pernikahan Dini Desa Purwosekar
    by Wahyu
    August 18, 2026
    Malam itu, ruang pertemuan Desa Purwosekar tampak riuh oleh diskusi hangat puluhan anak muda. Puluhan...
  • Rayakan Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia dengan Menghias Lokomotif Kertanegara dan Malabar
    by Mr Sembranee
    August 17, 2026
    Malang, 17 Agustus 2026 — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut...
  • Mengenal Weton Jawa: Pengertian, Makna Neptu, dan Fungsinya dalam Kehidupan
    by Mr Hecka
    August 15, 2026
    Bagi masyarakat Jawa, tanggal lahir bukan sekadar deretan angka yang menandai hari ulang tahun. Lebih...
  • Tertawa Tanpa Layar: Menghidupkan Kembali Permainan Tradisional di Halaman Sekolah
    by Wahyu
    August 15, 2026
    Langkah-langkah kecil itu melompat tangkas melintasi ikatan tali karet yang terbentang. Gelak tawa pecah di...
  • Cara Cek Apakah Email dan Password Kita Pernah Bocor di Internet (Cek Langsung di Sini!)
    by Mr Hecka
    August 11, 2026
    Belakangan ini, berita mengenai jutaan data penduduk atau pengguna aplikasi yang bocor dan diretas oleh...

Tetap Terhubung.

Daftarkan email Anda untuk menerima kurasi artikel, liputan pilihan, dan kabar terbaru langsung di kotak masuk Anda setiap bulan.

Mohon periksa kotak masuk atau folder spam Anda untuk mengonfirmasi langganan.

biasmedia

BiasMedia merupakan media independen yang menghadirkan berita, opini, cerita, dan perspektif mengenai lingkungan, budaya, masyarakat, serta isu-isu yang berdampak bagi kehidupan.

Rubrik

  • DAUR
  • HAWA
  • SAMUDRA
  • SPEKTRUM
  • BIRD BULLETIN

Ikuti Kami

info@biasmedia.id

© 2026 BiasMedia. All Rights Reserved.