Skip to content
biasmedia
biasmedia
  • DAUR
  • HAWA
  • SAMUDRA
  • SPEKTRUM
  • BIRD BULLETIN
biasmedia
biasmedia

Bukan Sekadar Idol: Sunflow Menyulutkan Api Lewat “Goddess of Fire”

Redaksi Biasmedia, April 4, 2026April 4, 2026

Yogyakarta kembali melahirkan kejutan. Bukan dari panggung indie konvensional, tapi dari garasi yang awalnya cuma proyek iseng cover JKT48. Sunflow, kuintet yang terbentuk awal 2024, kini tak bisa lagi dianggap sekadar nostalgia fandom. EP kedua mereka, Goddess of Fire, adalah pernyataan sikap: metalcore dan post-hardcore era baru sedang berganti rupa.

Band yang mengusung label “Yogyakarta Idolic Hardcore” ini dengan personel Verra (vokal), Bugis (gitar/vokal), Edho (gitar), Yudhis (bass), dan Opal (drum) melepas lima lagu sekaligus: Agni, Salmon Mentai Rice Bowl, Goddess of Fire, Cha Cha Cha (SunVerse), dan Red Line. Jangan tertipu judul yang terdengar ringan. Isinya berat, eksperimental, bahkan nyaris liar.

Dari sisi musik, Goddess of Fire seperti perjalanan batin yang beranjak dewasa. Jika rilisan awal “Unlock” masih terasa riang, bernuansa school vibes dengan sisa-sisa idol pop dari era Vika (vokalis terdahulu), kini Sunflow melesat ke wilayah lebih gelap, lebih raw, khas metalcore 2000-an. Tapi mereka tak sepenuhnya meninggalkan keceriaan. Sentuhan J-pop dan J-metal tetap diselipkan, menciptakan twist yang tak terduga.

Penampilan Sunflow beberapa waktu lalu di Kota Malang dalam acara Malang Violence #2 (doc.biasmedia)

Secara lirik, EP ini bukan sekadar curhatan personal. Isu sosial-politik ikut mengalir deras, dibungkus dalam ilustrasi artwork Dewi Kali—dewi penentu zaman Kaliyuga dalam mitologi Hindu yang lekat dengan elemen api. Pilihan visual yang colorful itu terasa sinis sekaligus cerdas, menyindir skenario New World Order dan realitas yang kita temui di televisi maupun media harian.

Pembuka “Agni” langsung unik. Mantra perang dari penggalan Jayanti Mangala Kali bertemu dengan beat trap masa kini dan elemen religius India yang kental. Sebuah salam pembakar yang tidak lazim. Lalu “Salmon Mentai Rice Bowl” datang dengan agresivitas tanpa ampun. Riff khas crabcore 2000-an ala The Devil Wears Prada dan Attack Attack! berpadu dengan disko, autotune ala era MySpace, serta chorus yang tiba-tiba catchy. Nostalgia bagi mereka yang dulu berdesakan di Jogja National Museum dan Nevada.

Lagu ketiga, “Goddess of Fire”, adalah arena metalcore yang paling siap untuk panggung besar. Anthemic, modern, mengingatkan pada Polaris dan Landmvrks. Lagu ini jelas dirancang untuk barikade dan festival stage. Sementara itu, “Cha Cha Cha (SunVerse)” mungkin adalah eksperimen paling gila Sunflow. Elemen children music, swing ala kafe, kendang tradisional, lalu tiba-tiba cyberpunk—semua dicampur jadi satu. Random, kacau, tapi anehnya terasa uplifting seperti budaya pop Jepang yang penuh warna.

Penutup EP, “Red Line”, adalah yang paling hardcore secara musikal. Riff thrash/crossover ala Slayer dan Bolt Thrower menghunjam tanpa ampun. Amarah yang dingin dan brutal, diakhiri breakdown yang memicu slam dancing, lalu outro boom bap dengan twist oriental.

(doc. Sunflow)

Goddess of Fire bukan sekadar warm-up. Ini adalah pijakan Sunflow menuju album penuh. Sembari terus menggarap cover–cover JKT48—sebagai pelepas rindu pada akar iseng mereka dan menyiapkan single non-album, Sunflow seperti berbisik: jangan pernah menebak-nebak arah anak Yogyakarta. Karena kali ini, mereka tak hanya membawa obor. Mereka menjadikannya api.

Spektrum biasmediahardcoresunflow

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What's Next Event !

The Latests

  • Menjaga Masa Depan Pemuda: Upaya Memutus Rantai Pernikahan Dini Desa Purwosekar
    by Wahyu
    August 18, 2026
    Malam itu, ruang pertemuan Desa Purwosekar tampak riuh oleh diskusi hangat puluhan anak muda. Puluhan...
  • Rayakan Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia dengan Menghias Lokomotif Kertanegara dan Malabar
    by Mr Sembranee
    August 17, 2026
    Malang, 17 Agustus 2026 — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut...
  • Mengenal Weton Jawa: Pengertian, Makna Neptu, dan Fungsinya dalam Kehidupan
    by Mr Hecka
    August 15, 2026
    Bagi masyarakat Jawa, tanggal lahir bukan sekadar deretan angka yang menandai hari ulang tahun. Lebih...
  • Tertawa Tanpa Layar: Menghidupkan Kembali Permainan Tradisional di Halaman Sekolah
    by Wahyu
    August 15, 2026
    Langkah-langkah kecil itu melompat tangkas melintasi ikatan tali karet yang terbentang. Gelak tawa pecah di...
  • Cara Cek Apakah Email dan Password Kita Pernah Bocor di Internet (Cek Langsung di Sini!)
    by Mr Hecka
    August 11, 2026
    Belakangan ini, berita mengenai jutaan data penduduk atau pengguna aplikasi yang bocor dan diretas oleh...

Tetap Terhubung.

Daftarkan email Anda untuk menerima kurasi artikel, liputan pilihan, dan kabar terbaru langsung di kotak masuk Anda setiap bulan.

Mohon periksa kotak masuk atau folder spam Anda untuk mengonfirmasi langganan.

biasmedia

BiasMedia merupakan media independen yang menghadirkan berita, opini, cerita, dan perspektif mengenai lingkungan, budaya, masyarakat, serta isu-isu yang berdampak bagi kehidupan.

Rubrik

  • DAUR
  • HAWA
  • SAMUDRA
  • SPEKTRUM
  • BIRD BULLETIN

Ikuti Kami

info@biasmedia.id

© 2026 BiasMedia. All Rights Reserved.